Kamis, 23 Januari 2014

Martabak Manis Bangka

Tadi malam pusing mau mengajikan apa untuk pengajian hari ini, kebetulan ketempatan. Rencana awal mau buat donat, tapi takut nggak sempat nguleni pagi-pagi. Mencari yang mudah dibuat dan bahannya juga tersedia. Akhirnya pilihan jatuh kepada Si Manis dari Bangka, hehe mentang-mentang asli orang Bangka jadi ngerasa manis, semanis martabak.

Resepnya yang murah meriah dan mudah, saya pakai resep martabak tanpa ragi yang sempat beredar di FB grup NCC. Awalnya saya mengira membuat martabak ini sulit dan bahannya rumit, kemudian saya beranikan mencoba membuat martabak yang resepnya simpel ini dan Alhamdulillah tidak sesulit yang saya bayangkan.
Pertama kali mencoba langsung berhasil, bersarang dan lembut. saya jadi sering membuat martabak ini untuk dibagi-bagikan ke tetangga.
Resep aslinya bisa dilihat di sini.

bahan kulit:
500 gram terigu protein sedang (saya pakai yang segitiga biru juga bisa)
750 cc air
1 butir telur
50 gram gula pasir
1 sdm garam
1 sdt soda kue
 

bahan isi:
coklat butir (meises)
Keju cheddar parut
SKM


cara membuat:
Campur semua bahan kecuali telur dan soda kue, aduk rata. tambahkan telur, aduk rata. Diamkan adonan hingga satu jam atau lebih.
panaskan cetakan martabak atau wajan dadar anti lengket.  tambahkan soda kue ke dalam adonan, aduk hingga rata. tuang adonan ke dalam wajan, tunggu hingga berlubang (bersarang). taburkan gula pasir, kemudia tutup wajan dan masak hingga matang dengan api kecil.
angkat martabak, olesi mentega dan beri topping sesuai selera.


note: saya pernah membagi adonan menjadi dua saat hendak memanggang martabak. sebagian ditambah baking soda untuk dipanggang saat itu juga. sebagian lagi didiamkan untuk dipanggang kembali saat waktunya dah luang. sering lagi manggang martabak, anak nangis minta ngASI. pernah juga adonan yang belum ditambah baking soda, saya masukkan kulkas. besoknya saya keluarkan dan dibiarkan hingga mencapai suhu ruang. kemudian adonan ditambah baking soda dan dipanggang seperti biasa.

Dadar Gulung Coklat isi Vla Vanila

hari ini (saat saya nulis ini tanggal 17 Januari 2014, karena anak saya sakit jadi masih sembunyi di draft dan saya belum sempat buka blog lagi, jadi baru tanggal 23 baru setoran) pengen ikut setoran challenge JPTI dari YKMK.
selain itu ingin membalas rasa penasaran atas kegagalan saya sebelumnya saat membuat dadar gulung tapi kulitnya pada lengket dan robek. hoalah ternyata pas dicek lagi, saya memang salah resep.
untuk kulit saya ambil dari resepnya mb diah didi. menurut saya dah pas resepnya enak.
resep aslinya bisa lihat di sini. sedangkan untuk vla saya ambil dari sini, hanya saya tambah maizena karena menurut saya hasilnya kurang kental.

membuat dadar gulung hari ini cukup berkesan karena berdua sama Nabil (17m). Aslinya dia nggak mau ditinggal sedikitpun, jadilah saya ajak sekalian.
Nabil penasaran sama bentuk wisk jadi ikutan ngaduk-ngaduk. hasilnya lantai basah sama adonan yang tumpah-tumpah.
fotonya nggak terang karena ruangan agak gelap sore-sore. fotonya dari HP BB yang hanya 2MP.
ya maklum saja kalau hasilnya begitu. hehe

kulitnya sudah enak, cuma vla vanilanya kata suami kurang enak. tadi saya takarannya kira-kira, nggak sesuai resep. jadilah kurang berasa susunya dan kurang manis. pas buat sebelumnya lebih enak, ini komentar suami. tapi komentar dari tetangga yang order dadar gulung ini katanya enak, papanya suka dan nanya "isinya pakai apa, itu enak banget". hehe jadi naik lagi kupingnya habis turun dikritik suami. hehe


yuk kita intip resepnya langsung.

bahan kulit:
150 gr tepung terigu protein sedang (saya pakai segitiga biru, karena adany itu)
450 ml susu cair putih (SKM 200 ml dicampur air 250 ml)
1/2 sdt garam
1/2 sdt pasta coklat
1 sdm coklat bubuk
1 butir telur (kocok lepas)
1 sdm minyak goreng

bahan vla:
150 ml susu cair
1/2 sdt vanila (saya pakai vanili 1 bungkus)
1 btr kuning telur
1 sdm maizena
2 sdm gula


cara membuat kulit:
campur tepung terigu dan tepung coklat, kemudian diayak. tambahkan bahan-bahan lain dan aduk hingga rata. kemudian saring adonan agar halus (tidak bergerindil).
panaskan wajan anti lengket, buat dadar tipis-tipis. lakukan hingga adonan habis.

vla:
campur semua bahan kecuali telur, masak dengan api sedang hingga meletup-letup. ambil satu sendok vla, tuang ke dalam kuning telur. aduk rata dan cepat, kemudia tuang ke dalam vla yang sedang di masak. aduk rata dan angkat.

penyelesaian:
ambil selembar kulit dadar, isi dengan satu sendok vla. lipat seperti amplop. hiasi atasnya dengan keju parut dan bungkus dengan plastik bening. lakukan hingga habis.

note: jika vla untuk isian kurang, buat kembali vla sesuai resep. kalau saya satu resep kulit di atas harus membuat dua resep isian vla.


Kamis, 16 Januari 2014

Cilok Isi Keju

sudah lama saya ingin membuat cilok, meskipun belum pernah makan cilok tapi ngiler juga lihat gambar cilok berseliweran di FB. hehe

ini cilok perdana yang saya cicipi dan saya buat. pengen ikutan challenge YKMK, tapi ga tahu termasuk apa nggak ini jajanan pasar.

resep dari teh ricke.
rasanya lumayan saat lapar bisa ngenyangin.  Anak saya Nabil (15 bulan) habis 4 biji cilok saat baru mateng di rebus. hehe doyan kayaknya.
saya membuatnya saat Nabil tidur, cuma belum selesai buat, anaknya dah bangun duluan. ya sudah diajak buat bareng-bareng.

berikut ini resepnya:
Bahan:
200 gram tepung sagu tani
200 gram tepung terigu (all purpose flour)
2 siung bawang putih, haluskan
1 sdt garam (peres)
1 sdt kaldu bubuk (saya skip, karena ga punya kaldu dan tidak pernah pakai kaldu bubuk)
1/4 sdt merica bubuk
2 batang daun bawang (pakai bagian daun hijaunya saja), iris halus
400 ml air

Air secukupnya untuk merebus cilok

Isi:
Keju cheddar parut

Pelengkap:
Sambal kacang
Saus sambal botolan
Kecap manis

Cara membuat:
1. Campur dan ayak tepung sagu tani dan tepung terigu.  Tambahkan daun bawang dan aduk rata. Sisihkan.
2. Panaskan air, tambahkan garam, bawang putih, kaldu bubuk dan merica bubuk. Biarkan hingga mendidih. Matikan api. Angkat.
3. Masukan air kaldu panas-panas ke dalam campuran tepung sedikit demi sedikit sambil diaduk rata dan diuleni menggunakan sendok kayu. Uleni hingga kalis dan bisa dipulung. kalau adonan sudah kalis, hentikan air. kalau belum air bisa ditambahkan lagi.
4. Ambil sedikit adonan, pipihkan, beri keju cheddar parut. Bulatkan.
5. Rebus cilok dalam air mendidih hingga mengapung. Biarkan agak lama direbus setelah mengambang. Sekitar 15 menit. Angkat, kemudian masukkan ke dalam panci kukusan, kukus cilok sampai benar-benar matang dan empuk (saya langsung disantap tanpa dikukus terlebih dahulu, hehe)
Sajikan panas dengan pelengkap sambal kacang, saus sambal botolan dan kecap manis bila suka.